nusantarakini.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melihat potensi ekonomi yang besar dari penyelenggaraan event hobi burung berkicau, terutama dalam membuka peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis lokal.
Kegiatan ini dinilai tidak hanya sekadar ajang hobi, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra, menjelaskan bahwa ekosistem yang mengitari dunia perburungan memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik.
“Salah satu peluang UMKM yang bisa dikembangkan dari event ini adalah pengelolaan dan pembuatan pakan burung, produksi kandang, aksesoris, hingga jasa perawatan burung. Ini ruang yang besar, tinggal dimaksimalkan oleh pelaku usaha lokal,” ujar Bagus. Selasa (01/07/2025)
Menurutnya, masyarakat di daerah bisa ikut ambil bagian dalam rantai usaha ini. Tidak hanya di kota besar, kegiatan ekonomi seputar dunia burung juga berpotensi tumbuh subur hingga ke tingkat kecamatan.
“Kios perlengkapan burung, pengrajin sangkar, bahkan jasa pelatihan burung bisa menjadi peluang bisnis yang berkelanjutan. Dan ini tidak hanya terbatas di kota besar, tapi juga bisa tumbuh di tingkat kecamatan,” tambahnya.
Dispora Kaltim berharap melalui pendekatan ini, geliat olahraga dan hobi yang berbasis komunitas bisa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor, sektor UMKM yang bergerak di bidang ini diyakini bisa menjadi bagian dari ekonomi lokal yang tangguh dan mandiri. (W/ADV/Ra)

