nusantarakini.id, Penajam – Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan sementara pendirian PAUD dan TK baru. Ia menilai jumlah lembaga pendidikan anak usia dini di PPU sudah mencukupi, sementara kualitas layanan masih belum merata dan memerlukan pembenahan serius.
Thohiron menyoroti kecenderungan bertambahnya lembaga PAUD dan TK di berbagai wilayah PPU tanpa diimbangi peningkatan standar mutu. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak perlu lagi mengeluarkan izin baru sebelum memastikan lembaga yang sudah ada benar-benar mampu memenuhi standar pelayanan minimal pendidikan usia dini.
“Stop dulu buat PAUD dan TK baru. Kita benahi dulu yang sudah ada,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian lembaga yang beroperasi saat ini masih kekurangan fasilitas pembelajaran, tenaga pendidik, serta pendampingan manajemen. Kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan kualitas antar-lembaga, padahal pendidikan usia dini merupakan fondasi penting sebelum anak melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Thohiron juga meminta Pemda memperketat proses perizinan, memastikan setiap lembaga yang beroperasi memiliki kelayakan sarana dan memenuhi standar minimal pendidikan. Ia menilai upaya peningkatan mutu seperti pelatihan guru, pendampingan kurikulum, serta pembenahan sarana harus diprioritaskan ketimbang menambah jumlah lembaga secara kuantitatif.
DPRD menegaskan, fokus penguatan PAUD dan TK menjadi krusial mengingat PPU berada di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga kualitas sumber daya manusia sejak usia dini perlu dipersiapkan dengan lebih matang. (W/ADV/SR)

