nusantarakini.id, Samarinda – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Komputer (Himapkom) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda telah sukses menggelar Olimpiade Mengembangkan Ilmu Komputer dan Operasional TIK (MIKROTIK) 2023 bertajuk “Igniting The Digital Revolution”, di tingkat SMA, SMK, dan FKIP Unmul.
Kegiatan ini berkaloborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi STMIK Widya Cipta Dharma (WICIDA) Samarinda, Minggu (01/10/2023).
Olimpiade yang dinamakan MIKROTIK 2023 merupakan kegiatan yang bertujuan sebagai sarana potensi diri, atau skill dan bakat serta memberikan motivasi bagi pelajar SMA, SMK dan Mahasiswa/i agar lebih meningkatkan pemahaman tentang ilmu komputer.
Kegiatan ini mempertemukan berbagai mahasiswa dan pelajar di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Samarinda, Tenggarong dan Balikpapan.
Selain itu, kegiatan berlangsung di dua kampus yaitu FKIP UNMUL, Jl. Muara Pahu, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, dan STMIK WICIDA, Jl. M. Yamin No.25, Samarinda. Kegiatan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 22 september – 27 september dan grand closing pada tanggal 30 september.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar mahasiswa dan pelajar di Kaltim, serta memperkenalkan Program Studi Pendidikan Komputer FKIP yang ada di Unmul.
Ketua Himapkom Unmul, Muhammad Zidan menyampaikan dalam kegiatan Olimpiade MIKROTIK ini diikuti oleh 31 tim dari 3 kota yang berbeda-beda.
Menurut Ketua Himapkom, kesuksesan penyelenggaraan Olimpiade MIKROTIK ini sangat membuktikan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang besar.
Kemudian mampu menyambut digitalisasi yang sempurna, hal ini sangat berkelas di Kaltim sendiri, dengan adanya digitalisasi kita sangat mudah mengakses sesuatu.
“Tentu saja Olimpiade MIKROTIK ini sangat mengembangkan diri dan itu sangat membanggakan untuk kita semua, kemudian akan menjadi modal kita yang sangat berharga untuk melangkah ke depan menyambut Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Ia berharap generasi kedepan agar memiliki semangat untuk belajar digitalisasi sehingga bisa melihat peluang-peluang besar pada tahun akan datang.
“Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk mereka yang mengikuti selama 8 hari berturut-turut, dan selalu menjaga silaturahmi,” tutup Zidan. (Ihsan/nusantarakini.id)

