nusantarakini.id, BALIKPAPAN โ Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Hj. Iim Rahman, mendukung imbauan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengenai Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Masuk Sekolah. Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya sebatas mengantar anak ke sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak.
Hj. Iim mengatakan, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah akan menjadi kenangan yang membekas bagi anak. Karena itu, ia berharap para ayah dapat memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.
“Kalau dulu ada yang tidak pernah merasakan diantar ayah ke sekolah, jangan sampai hal itu terulang pada anak-anak kita. Ini menjadi momen yang manis, terutama bagi anak-anak usia TK hingga sekolah dasar yang masih sangat membutuhkan kehadiran orang tua,” ujarnya, Senin (6/7/2026)
Menurutnya, usia sekitar 5 hingga 8 tahun merupakan fase penting dalam membangun ikatan antara ayah dan anak. Memasuki usia yang lebih besar, anak akan mulai lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya sehingga kesempatan membangun kedekatan menjadi semakin terbatas.
“Nanti kalau sudah besar, mereka mungkin sudah malu diantar. Bahkan dicium orang tuanya saja kadang sudah tidak mau. Karena itu, kesempatan saat mereka masih kecil harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Selain mengantar anak ke sekolah, Hj. Iim juga mengingatkan pentingnya menunjukkan kasih sayang melalui pelukan. Ia menilai, pelukan merupakan bentuk perhatian sederhana yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak.
Menurutnya, anak-anak yang terbiasa mendapatkan pelukan dari orang tuanya akan memahami pentingnya kasih sayang. Bahkan, ada anak yang secara spontan meminta dipeluk ketika belum mendapat perhatian tersebut pada hari itu.
Hj. Iim berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak tidak hanya menjadi kegiatan seremonial pada hari pertama sekolah, tetapi juga menjadi pengingat bagi para ayah untuk terus terlibat dalam pengasuhan dan mendampingi tumbuh kembang anak.
“Selagi anak-anak masih senang dipeluk, masih senang diantar, manfaatkan momen itu. Nanti ketika mereka sudah besar, belum tentu mereka mau lagi. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk hadir dan menciptakan kenangan indah bersama anak-anak kita,” pungkasnya. (W/ADV/SR)

