nusantarakini.id, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Balikpapan mulai mematangkan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 dengan fokus utama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis yang disiapkan yakni penambahan alat tapping box untuk mengoptimalkan pengawasan pajak daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman yang akrab disapa Taufik Putra Kilat, usai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) di ruang Komisi II DPRD Balikpapan, Senin (22/6/2026).

Taufik menjelaskan, dalam pembahasan Renja tersebut pihaknya mendorong optimalisasi program meski pagu anggaran yang ada sudah ditetapkan dan tidak dapat ditambah maupun dikurangi.

“Kita tadi menggenjot semua program, meskipun memang ada beberapa yang dikurangi karena pagu anggaran sudah ditetapkan. Namun untuk mendukung peningkatan PAD, kita menambah alat tapping box di tahun 2027,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan alat tersebut didasarkan pada hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi II ke lapangan. Dari hasil temuan, masih terdapat sekitar 100 alat yang dinilai kurang untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Saat ini, jumlah tapping box yang tersedia mencapai 230 unit. Pada 2027 mendatang, jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 350 unit atau bertambah 120 unit.

“Target PAD juga naik hingga Rp100 miliar. Mau tidak mau kita harus bekerja keras agar target itu bisa tercapai,” katanya.

Selain penambahan alat, Komisi II juga berencana melibatkan kelompok masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran wajib pajak. Kelompok masyarakat tersebut meliputi LPM, Karang Taruna, hingga organisasi masyarakat yang tersebar di enam kecamatan dan kelurahan di Balikpapan.

Menurut Taufik, keterlibatan masyarakat nantinya akan dibarengi dengan pemberian reward untuk membantu mengingatkan warga terkait kewajiban pajak, khususnya pajak BPHTB dan PBB.

“Selama ini sebenarnya ada bonus untuk RT sebesar Rp10 ribu bagi wajib pajak yang telah membayar pajak. Namun sampai sekarang masih belum maksimal. Itu yang akan kita optimalkan,” tutupnya.(W/ADV/SR)

Share.