nusantarakini.id, Penajam – Kondisi sejumlah ruas jalan pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang kembali mengalami kerusakan menjadi sorotan Ketua DPRD PPU, Raup Muin. Ia mempertanyakan kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya tuntas, namun sebagian ruasnya sudah kembali membutuhkan perhatian.

Raup mengatakan pembangunan jalan pantai seharusnya dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat. Apalagi, proyek tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan telah menggunakan anggaran yang tidak sedikit.

“Belum juga dimanfaatkan sudah rusak kembali, kalau begitu kan sangat mempermalukan biaya yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyelesaikan pembangunan jalan pesisir. Jangan sampai proyek yang seharusnya menjadi infrastruktur strategis justru terus tertunda hingga sebagian hasil pembangunan mengalami kerusakan.

Ia menilai jalan pesisir memiliki fungsi yang cukup penting bagi PPU. Selain menjadi akses penghubung antarkawasan, keberadaan jalan tersebut juga dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata dan membuka aktivitas ekonomi baru.

“Kalau tidak dimanfaatkan dari sisi wisata dan akses itu akan sia-sia pembangunannya, apalagi sudah memakan biaya yang cukup besar,” katanya.

Namun, pengembangan potensi tersebut masih terbentur sejumlah persoalan. Salah satunya berkaitan dengan konservasi lahan dan proses persetujuan dengan pemilik lahan yang hingga kini masih menjadi kendala dalam penyelesaian pembangunan.

Raup meminta persoalan tersebut segera dibicarakan bersama. Menurutnya, persoalan administrasi maupun persetujuan lahan harus dicarikan jalan keluar sehingga tidak terus menjadi hambatan pembangunan.

“Jangan selalu menjadikan izin lahan itu sebagai alasan. Kalau hanya izin lahan bisa tinggal dibicarakan dan diselesaikan,” tegasnya. (NK/ADV/SR)

Share.