nusantarakini.id, Penajam – Kondisi sejumlah aset pemerintah yang terbengkalai menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Adla Dewata. Ia mengingatkan aset yang tidak terurus bukan hanya kehilangan nilai manfaat, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan jika dibiarkan tanpa pengawasan.

Adla mengatakan beberapa aset pemerintah hingga kini belum terdokumentasikan dan terdata dengan baik. Kondisi tersebut membuat pengelolaan aset menjadi kurang optimal dan berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Beberapa kali saya telah membicarakan tentang aset pemerintah. Diperlukan pendataan ulang terhadap aset pemerintah ini, karena banyak di antaranya yang tidak terjaga dengan baik dan belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat pula aset pemerintah yang kondisinya sudah mengalami kerusakan. Bahkan, beberapa bangunan dilaporkan mengalami kebakaran, salah satunya berada di kawasan samping Inspektorat.

Adla menilai kondisi tersebut harus menjadi peringatan bagi Pemda PPU. Aset yang tidak digunakan tetap membutuhkan perhatian, baik dari sisi pendataan, pengamanan maupun pemeliharaan.

Ia meminta pemerintah daerah tidak hanya melakukan inventarisasi terhadap aset yang masih aktif digunakan. Aset yang kosong, terbengkalai maupun tidak termanfaatkan juga harus masuk dalam pendataan agar kondisi dan statusnya dapat diketahui dengan jelas.

“Aset-aset yang masih layak dan dapat dimanfaatkan sebaiknya tidak dibiarkan kosong dan terbengkalai,” tegasnya.

Adla juga mencontohkan lapangan sepak bola dan sejumlah bangunan pemerintah yang sebelumnya terbengkalai. Menurutnya, aset tersebut semestinya segera ditertibkan dan dicarikan pola pemanfaatan agar tidak semakin rusak.

“Maka dari itu, aset-aset seperti lapangan sepak bola harus ditertibkan kembali melalui pendataan ulang. Sebaiknya aset-aset ini dimanfaatkan kembali, daripada dibiarkan terbengkalai,” tandasnya. (NK/ADV/SR)

Share.