
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta. (Foto: nusantarakini.id/Rangga) nusantarakini.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan olahraga inklusif, salah satunya dengan menjalin kemitraan bersama National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk penjaringan atlet disabilitas.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta menjelaskan bahwa proses penjaringan atlet disabilitas dilakukan melalui kolaborasi yang erat dengan NPC.
“Untuk disabilitas itu penjaringannya kami bermitra dengan NPC, National Paralympic Committee Indonesia. Baru-baru ini NPC punya program penjaringan bakat untuk para atlet yang ter-scouting,” ujar Bagus. Selasa (10/06/2025)
Upaya penjaringan ini menyasar berbagai titik, termasuk sekolah dan komunitas, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi tempat pembinaan awal para calon atlet disabilitas.

“Sosialisasinya ke sekolah dan juga komunitas untuk mencari bakat mereka. Termasuk ke Sekolah Luar Biasa (SLB),” jelasnya.
Selain itu, peran keluarga juga menjadi perhatian utama dalam proses pembinaan. Sosialisasi turut menyasar para orang tua agar mereka memahami potensi anak-anak disabilitas di bidang olahraga.
“Sosialisasi juga ke orang tua yang memiliki anak disabilitas. Karena perannya orang tua sangat penting bagi atlet, khususnya yang disabilitas. Biar bakatnya bisa disalurkan di tempat yang tepat,” lanjutnya.
Dengan langkah ini, Dispora Kaltim berharap bisa memperluas jangkauan pembinaan dan mencetak lebih banyak atlet disabilitas yang berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.(W/ADV/Ra)

Tidak ada komentar