
Ahmad Yani Anggota DPRD Kukar. (Foto: Ist) nusantarakini.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Ahmad Yani, menyoroti kebutuhan mendesak pembangunan jalan alternatif di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan.

Kata dia, selama ini, warga terpaksa memutar jauh melalui Jalan Soekarno Hatta untuk mencapai kantor desa dan fasilitas umum, padahal rute yang lebih singkat tersedia.
Menurutnya, akses yang aman dan efisien menjadi hak dasar masyarakat.
“Di Purwajaya, warga yang tinggal di pinggiran sangat membutuhkan jalan tembus dari Kilo 10 menuju Kilo 5, tepat di dekat kantor desa. Sekarang mereka harus memutar puluhan kilometer, dan itu berisiko tinggi bagi pengendara motor,” ujarnya.

Dengan dibangunnya jalan pintas, warga akan memperoleh kemudahan akses ke kantor desa, musala, sekolah, dan lokasi pelatihan pemberdayaan masyarakat. Yani menegaskan bahwa hal ini juga akan memperkuat sarana sosial di desa.
“Jalan alternatif ini tak hanya soal transportasi, tapi juga membuka ruang bagi kegiatan ekonomi dan sosial termasuk pelatihan keterampilan yang kami dukung,” tambahnya.
Selain infrastruktur jalan, dia turut menekankan pentingnya pembangunan musala dan penyelenggaraan pelatihan pemberdayaan bagi warga desa.
Menurut Yani, peningkatan keterampilan lokal akan meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.
“Kami ingin warga Purwajaya tidak hanya bisa bergerak lebih leluasa, tetapi juga diberi ruang belajar misalnya pelatihan craft, agribisnis, atau teknologi sederhana agar ekonomi lokal semakin berkembang,” jelasnya.
Ia berkomitmen membawa usulan ini ke pokok-pokok pikiran DPRD dan menjalin sinergi dengan Pemkab Kukar serta OPD terkait, guna mempercepat perencanaan dan pembiayaan proyek.
“Melalui dialog dengan pemerintah daerah, kami akan kawal hingga aspirasi warga ini terealisasi. Aksesibilitas Purwajaya harus jadi prioritas,” pungkas Yani. (W/ADV/JS)

Tidak ada komentar