
Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fakhruddin. (Foto: Ist) nusantarakini.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama DPRD berencana membentuk 4 subsektor ekonomi kreatif di Kota Tepian pada tahun 2024.

Hal ini disebabkan karena industri kreatif di Kaltim dinilai begitu menarik perhatian dan mulai menujukan trend yang positif bagi Kota Samarinda dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, DPRD bersama Pemkot Samarinda bersama-sama menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Samarinda tentang Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fakhruddin menyebutkan bahwa ada sekitar 17 subsektor yang masuk dalam kategori ekraf. Namun, pihaknya mengaku akan fokus pada 4 subsektor saja. Diantaranya, Kriya, Kuliner, Musik dan Fashion.

“Fokus kita di 4 subsektor saja, tapi bukan berarti mengabaikan 13 subsektor lainnya ya, kita tahu potensi mana yang bisa buat Ekraf di Samarinda berkembang,” bebernya, Jumat (23/2/2024).
Fakhruddin menyebutkan bahwa sektor Ekraf kali ini sudah membawa perubahan dan kontribusi yang cukup signifikan kepada Kota Samarinda. Sehingga, ia berharap agar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dapat meningkatkan pengembangan sektor Ekraf.
“Sudah kita sampaikan ke Dinas agar pengembangan Ekraf ini bisa ditingkatkan, dan kita tahu bersama kalau ekraf ini sangat membantu perekonomian kita,” jelasnya.
Kendati demikian, sebagai legislator dirinya menginginkan agar potensi ekraf di Samarinda dapat terus berkembang dan menunjukan tren positif. Hal ini agar mendongkrak perekonomian daerah. Terlebih dengan memfokuskan dari 17 subsektor menjadi 4 subsektor saja.
“Setelah ditentukan ini nanti, harapannya 4 subsektor yang menjadi fokusan Pemkot dan DPRD Samarinda ini bisa bernilai tinggi dan dapat kita eksekusi bersama-sama,” pungkasnya. (W/Adv/RK)

Tidak ada komentar