x

Darlis Soroti Peran Dapodik dalam Keterlambatan Insentif Guru Honorer di Kaltim

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Mei 2025 13:36 0 View Redaktur

nusantarakini.id, SAMARINDA – Polemik terkait keterlambatan pencairan insentif bagi guru honorer swasta di Kalimantan Timur terus menjadi perhatian. Kali ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menyoroti pentingnya sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam proses penyaluran tersebut.

Darlis menjelaskan bahwa Dapodik merupakan sistem informasi pendidikan yang dikelola oleh pemerintah untuk menghimpun dan mengelola data penting, termasuk data guru honorer. Data ini menjadi landasan dalam berbagai kebijakan, mulai dari audit hingga penentuan hak atas tunjangan.

“Data dari sekolah, kemudian ke dinas pendidikan, sampai ke pusat, semuanya harus sinkron. Kalau tidak, ini yang jadi masalah di lapangan,” ujarnya tegas pada Jumat (23/5/2025).

Ketidaksesuaian atau ketidaksinkronan data tersebut antara sekolah, dinas pendidikan, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI)) diduga kuat menjadi faktor utama terhambatnya pencairan insentif yang menjadi hak para guru honorer.

Dengan ini, kata dia Kemendiktisaintek bersama Dinas Pendidikan Kaltim dapat menaruh perhatian yang serius terhadap persoalan ini. Terlebih, dengan adanya keterlambatan dalam penyaluran insentif tersebut dianggap dapat berdampak langsung pada kesejahteraan guru honorer, yang selama ini masih jauh dari kata layak.

“Kondisi para guru honorer kita sudah berat. Jangan sampai keterlambatan pencairan insentif ini makin memperburuk keadaan mereka. Penyaluran harus tepat waktu dan sesuai haknya,” tambahnya.

Kendati demikain, Darlis mengaku siap mendorong percepatan perbaikan sistem data dan koordinasi lintas lembaga agar tidak ada lagi keterlambatan di masa mendatang. (W/ADV/SR).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x