
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Celni Pita Sari. (Foto: Ist) nusantarakini.id, SAMARINDA – Maraknya insiden kebakaran yang kerap terjadi di beberapa titik kota Samarinda, sehingga menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi masyarakat, serta menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini.

Hal tersebut direspon oleh, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Celni Pita Sari yang menyampaikan perlunya langkah-langkah tepat untuk mengatasi terjadinya kebakaran tersebut.
Menurutnya, diperlukan sosialisasi pemahaman masyarakat akan penyebab serta risiko kebakaran, serta langkah-langkah untuk melakukan sebuah pencegahan.
“Sosialisasi kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan lagi, dan saat ini kesadaran akan penyebab kebakaran masih kurang,” ucapnya, Senin (18/3/2024).

Celni menyampaikan, bahwa sebagian besar kebakaran dipicu oleh perilaku masyarakat sendiri, meskipun faktor non-teknis juga menjadi salah satu indikator terjadinya musibah tersebut.
Untuk mengatasi hal itu, pihaknya berencana mengintensifkan sosialisasi dengan kunjungan ke lokasi kebakaran serta pemasangan poster atau banner tentang pencegahan kebakaran.
“Kami akan melakukan sosialisasi ulang dan kunjungan ke lokasi kebakaran untuk memberikan informasi tentang langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk mendorong pembentukan tim cegah kebakaran di setiap Kelurahan di Kota Samarinda guna meningkatkan kewaspadaan dan respon terhadap potensi kebakaran.
“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran dan mengurangi angka kebakaran di Kota Samarinda,” pungkasnya. (W/Adv/RK)

Tidak ada komentar