x

Daya Beli Lesu, Jhon Kenedy Sebut Potensi PAD PPU Masih Jalan di Tempat

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Jun 2025 21:18 0 View Redaktur

nusantarakini.id, PPU – Di tengah upaya Pemerintah Daerah Penajam Paser Utara (PPU) menggenjot pendapatan asli daerah (PAD), anggota Komisi III DPRD, Jhon Kenedy, memberikan catatan kritis soal kendala mendasar yang membuat sumber penerimaan daerah sulit berkembang.

Menurutnya, geliat ekonomi lokal masih belum menunjukkan daya dorong yang cukup kuat untuk menopang peningkatan pendapatan daerah secara signifikan.

“Sebenarnya pemerintah daerah sudah melakukan untuk memaksimalkan PAD. Tetapi kondisi daerah kita ini, secara ekonomi perdagangan, ini kan begitu-begitu saja,” ujar Jhon.

Ia menyoroti satu sektor yang kerap dijadikan andalan dalam perhitungan PAD, yakni rumah makan dan pelaku usaha kuliner. Namun, menurutnya, sektor ini pun tidak bisa begitu saja diharapkan menopang penerimaan daerah secara maksimal jika tidak diikuti oleh peningkatan konsumsi publik.

“Misalnya rumah makan. Kalau itu dibuat enak dan nyaman, harganya juga akan lebih mahal. Tetapi pembelinya juga enggak ada,” ungkapnya.

Jhon menilai bahwa pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan konsumsi masih rendah. Situasi ini dipicu oleh stagnasi jumlah penduduk dan tidak bertumbuhnya basis pembeli potensial secara signifikan, terutama dari luar daerah.

“Daya beli masyarakat yang kurang, karena daerah kita ini orang-orangnya itu-itu saja. Kalau pembeli warung makan itu kan kebanyakan orang-orang dari luar daerah,” katanya lagi.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan bahwa Pemerintah Daerah tak bisa semata-mata mengandalkan sektor yang bersifat konsumtif tanpa memetakan dinamika sosial ekonomi yang terjadi di masyarakat. Potensi ekonomi baru, menurutnya, perlu digali melalui strategi yang lebih progresif dan kontekstual. (W/ADV/S)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x