x

DPRD PPU Mendorong Penguatan Karakter Bagi Aparatur Desa

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Feb 2024 05:58 0 View Redaktur

nusantarakini.id, PENAJAM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Abd Rahman Wahid, mengeluarkan imbauan penting terkait penguatan karakter bagi aparatur desa di wilayahnya.

Abd Rahman Wahid menyoroti urgensi dari upaya tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan pembangunan di tingkat desa.

Menurut Abd Rahman Wahid, penguatan karakter bagi aparatur desa memiliki dampak yang sangat signifikan dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kredibilitas dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan masyarakat.

“Aparatur desa tidak hanya harus memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola urusan pemerintahan desa, tetapi juga harus dilengkapi dengan karakter yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan dan memenuhi harapan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Abd Rahman Wahid menekankan bahwa penguatan karakter ini mencakup berbagai aspek, termasuk integritas, etika, tanggung jawab, kepemimpinan, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap anggota aparatur desa memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat,” tambahnya.

Salah satu aspek penting dari penguatan karakter adalah pengembangan etika kerja yang baik. Abd Rahman Wahid menyoroti perlunya menghindari praktik-praktik korupsi, nepotisme, dan kolusi yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Aparatur desa harus berkomitmen untuk menjalankan tugas-tugasnya secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktek-praktek yang merugikan masyarakat,” paparnya.

Selain itu, Abd Rahman Wahid juga menyoroti pentingnya pengembangan kepemimpinan yang efektif di kalangan aparatur desa.

“Kepemimpinan yang baik adalah kunci untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan di tingkat desa. Oleh karena itu, aparatur desa perlu dilengkapi dengan keterampilan kepemimpinan yang baik agar mampu menggerakkan dan memotivasi masyarakat dalam proses pembangunan,” pungkasnya. (W/Adv/I)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x