x

DPRD Samarinda Soroti Lambannya Penanganan Banjir dan Infrastruktur, Minta OPD Bertindak Konkret

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Jul 2025 11:55 0 View Redaktur

nusantarakini.id, SAMARINDA – Persoalan banjir dan infrastruktur di Kota Samarinda hingga kini belum menunjukkan hasil yang signifikan. Hal ini menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda dalam rapat kerja bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda yang digelar belum lama ini.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyatakan bahwa keluhan masyarakat terhadap banjir dan pembangunan infrastruktur masih sangat tinggi. Karena itu, ia meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan kedua persoalan tersebut.

“Kalau tidak dikerjakan dengan maksimal tentu akan keteteran,” ujar Deni, Rabu (9/7/2025).

Ia juga menyoroti lambannya penyelesaian sejumlah proyek, padahal waktu anggaran terus berjalan. Jika pengerjaan dipaksakan menumpuk di akhir masa anggaran, Deni khawatir kualitas infrastruktur akan menurun dan tidak sesuai dengan standar teknis yang ditentukan.

Beberapa proyek strategis di Samarinda turut menjadi perhatian Komisi III DPRD, seperti pembangunan terowongan, revitalisasi Pasar Pagi, hingga pengerjaan kolam retensi sebagai upaya pengendalian banjir. Deni menegaskan bahwa proyek-proyek ini harus dikerjakan secara maksimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Supaya tujuan utama pembangunan proyek tersebut sesuai target dan benar-benar berdampak positif,” tambahnya.

Komisi III DPRD akan terus melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan proyek-proyek strategis di Samarinda. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi warga kota.

“Kami akan terus mengawal kegiatan pembangunan di Samarinda agar manfaatnya benar-benar menyentuh ke masyarakat,” pungkasnya. (W/ADV/SR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x