nusantarakini.id, PENAJAM – Dalam rangka mendukung keberhasilan Ibu Kota Nusantara (IKN), Ketua Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, mengemukakan pentingnya swasembada pangan yang ditopang oleh sektor pertanian yang kuat dan modern.
“Yah harapan kami pemerintah pusat juga harus menopang swasembada pangan para petani di PPU itu diberikan motivasi supaya pemudanya betul-betul mau melanjutkan petani yang sudah lanjut usia,” ujar Andi Muhammad Yusuf.
Menurut Andi, penting untuk memastikan bahwa generasi muda tertarik untuk melanjutkan profesi sebagai petani. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan dukungan yang memadai, termasuk penyediaan peralatan pertanian modern.
Modernisasi sektor pertanian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan di IKN.
“Mungkin dibantu peralatan dan sebagainya sehingga menjadi petani yang modern. Coba sekarang, katanya hasil panennya menumpuk, nah ini juga harus dicarikan solusinya agar itu tidak terjadi, umpamanya hasil panennya kurang baik yah diperbaiki,” tambah Andi.
Salah satu tantangan yang dihadapi para petani saat ini adalah masalah penumpukan hasil panen. Andi menekankan perlunya solusi yang efektif untuk mengatasi masalah ini. Perbaikan kualitas hasil panen menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa hasil pertanian dapat terserap dengan baik di pasar.
Andi juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dalam upaya peningkatan swasembada pangan di PPU. Bantuan teknis dan finansial dari pemerintah pusat akan sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian mereka.
Selain itu, diperlukan juga upaya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para petani melalui program pelatihan dan pendidikan.
“Dukungan dari pemerintah pusat sangat penting dalam upaya peningkatan swasembada pangan di PPU. Bantuan teknis dan finansial akan sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian mereka,” jelas Andi.
Lebih lanjut, Andi menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dapat mengimplementasikan kebijakan yang mendukung swasembada pangan secara efektif.
Kebijakan tersebut harus mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh sektor pertanian, termasuk masalah penumpukan hasil panen dan kualitas hasil pertanian yang masih perlu ditingkatkan.
“Kebijakan yang mendukung swasembada pangan harus mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh sektor pertanian,” tambahnya.
Dalam konteks IKN, keberhasilan swasembada pangan di PPU akan menjadi faktor penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas. Oleh karena itu, Andi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan. (W/Adv/I)




