x

Ryan Indra Saputra Ajak Generasi Muda Jadikan Pancasila Benteng di Era Digital

waktu baca 3 menit
Senin, 1 Jun 2026 05:55 0 View Redaktur

nusantarakini.id, BALIKPAPAN – Arus informasi yang semakin deras di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.

Momentum Hari Lahir Pancasila pun dinilai menjadi saat yang tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya menjadikan ideologi bangsa sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, H Ryan Indra Saputra, saat dihubungi media ini, Senin (1/6/2026). Menurutnya, generasi muda memegang peran penting dalam menentukan masa depan bangsa sehingga pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat.

Ryan menilai, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh berbeda dibandingkan dengan masa perjuangan para pendiri bangsa. Jika dahulu para pahlawan berjuang mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan, kini tantangan terbesar adalah menjaga persatuan di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya membangun kesadaran kebangsaan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali bahwa Pancasila adalah fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Generasi muda harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ryan.

Politisi Partai Golkar tersebut menilai perkembangan teknologi telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Namun di sisi lain, kemudahan mengakses informasi juga membawa risiko munculnya hoaks, ujaran kebencian, hingga provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki kemampuan menyaring informasi dengan baik serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan begitu, ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar, berinovasi, dan menyebarkan hal-hal positif.

“Anak-anak muda harus menjadi agen persatuan. Jangan mudah terpecah karena perbedaan suku, agama, ras maupun pilihan politik. Justru keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Ryan menambahkan, nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang terkandung dalam Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga, bukan justru menjadi sumber perpecahan.

Menurutnya, Kota Balikpapan menjadi salah satu contoh daerah yang berhasil menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakatnya. Warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya dapat hidup berdampingan dengan damai serta saling menghormati satu sama lain.

Kondisi tersebut, lanjut Ryan, menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Sebagai generasi penerus, anak-anak muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan. Itulah nilai-nilai Pancasila yang harus terus hidup di tengah masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, Ryan berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya dipahami sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa sesuai bidang masing-masing.

Ia menegaskan, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu, semangat persatuan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Mari jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam belajar, bekerja, bermasyarakat, dan berbangsa. Jika nilai-nilai Pancasila terus dijaga, saya yakin Indonesia akan menjadi bangsa yang semakin maju, kuat, dan bermartabat,” pungkasnya. (W/ADV/SR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x