x

Sujiati Prihatin Atas Terjadinya Alih Fungsi Lahan di Sektor Pertanian Babulu

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jul 2024 12:41 0 View Redaktur

nusantarakini.id, PENAJAM – Anggota Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, mengungkapkan keprihatinannya terhadap alih fungsi lahan pertanian di Babulu akibat kekeringan. Menurutnya, sekitar 600 hektare lahan telah diubah menjadi perkebunan kelapa sawit karena kekurangan air yang membuat pertanian tidak produktif.

“Alih fungsi lahan sudah terjadi kisaran 600 hektare ditanami sawit. Karena memang enggak ada lagi air. Solusinya hanya ada di Bendung Irigasi Telake untuk mengairi sawah, jika kita tidak mau kehilangan lahan sawah kita ya itu kuncinya,” kata Sujiati.

Sujiati menekankan pentingnya pengairan sebagai solusi utama untuk mengatasi masalah alih fungsi lahan. Dia menjelaskan bahwa ketika pengairan tersedia dan lancar, para petani akan lebih memilih menanam padi daripada sawit.

“Saat pengairannya lancar, orang tidak akan menanam sawit di sawah itu. Orang menanam sawit karena memang enggak ada air, bagaimana mau menanam padi kalau enggak ada air,” jelasnya.

Sujiati juga menekankan peran pemerintah pusat dalam menjaga lahan pertanian dan mengatasi alih fungsi lahan. Dia berharap fokus pembangunan pengairan, terutama Bendung Irigasi Telake, dapat segera direalisasikan untuk mengatasi kekeringan dan mencegah lebih banyak lahan pertanian yang beralih menjadi perkebunan sawit.

“Kalau pemerintah sebelah (Paser) sudah sepakat, karena juga sudah disepakati. Bahkan kemarin yang beberapa waktu lalu sudah masuk proses lelang di Pusat, cuma dialihkan ke Bendung Sepaku pasokan airnya dibutuhkan,” katanya.

“Sebenarnya sama-sama dibutuhkan, makanya pemerintah pusat yang betul-betul ikut andil dalam mengatasi lahan pangan kita tidak terjadi alih fungsi lahan,” lanjutnya.

Dengan selesainya Bendung Sepaku, Sujiati berharap fokus pembangunan dapat dialihkan ke Bendung Irigasi Telake untuk menjaga dan mendukung lahan pertanian di PPU. (W/Adv/I)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x