nusantarakini.id, BALIKPAPAN – Ribuan pencari kerja memadati Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), Selasa (14/7/2026), untuk mengikuti Job Market Fair (JMF) 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi demi mendapatkan peluang bekerja dari puluhan perusahaan yang membuka rekrutmen.
Kegiatan yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan ini menghadirkan 84 perusahaan dengan menyediakan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan.
Kesempatan kerja yang ditawarkan berasal dari berbagai bidang, seperti industri, perdagangan, jasa, hingga perhotelan.
Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari, 14-15 Juli 2026, tersebut menjadi wadah bagi perusahaan dan pencari kerja untuk bertemu secara langsung. Selain memperoleh informasi lowongan, peserta juga dapat menyerahkan lamaran dan mengikuti proses seleksi awal di lokasi.
Diwasancarai awak media ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menilai penyelenggaraan Job Market Fair merupakan langkah positif dalam membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu diperbanyak karena mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang tersedia.
“Saya berharap Job Fair seperti ini tidak hanya digelar sekali dalam setahun. Kalau memungkinkan bisa dua hingga tiga kali, sehingga semakin banyak pencari kerja yang memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan,” kata Gasali usai menghadiri pembukaan JMF 2026.
Ia menilai, semakin sering bursa kerja dilaksanakan, semakin besar pula peluang untuk menekan angka pengangguran di Balikpapan. Apalagi, kebutuhan tenaga kerja terus berubah seiring perkembangan investasi dan dunia usaha di kota ini.
Menurut Gasali, kehadiran perusahaan dalam jumlah besar menjadi peluang yang harus dimanfaatkan masyarakat. Di sisi lain, perusahaan juga lebih mudah mendapatkan calon pekerja yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
“Harapan kita tentu angka pengangguran di Balikpapan bisa terus ditekan. Semakin banyak lowongan yang tersedia, semakin besar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan,” ujarnya. (W/ADV/SR)




