nusantarakini.id, BALIKPAPAN – Aktivitas perbaikan median jalan di ruas Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Balikpapan.
Pengguna jalan, baik pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4), diminta lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut demi menghindari risiko kecelakaan.
Imbauan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Puryadi, Selasa (14/7/2026). Ia menilai pekerjaan penggantian beton median jalan yang masih berlangsung membuat pengendara harus lebih waspada, terutama saat kondisi lalu lintas sedang padat.
“Kita minta warga yang melintas untuk berhati-hati karena ada pergantian beton median jalan di Jalan Ahmad Yani,” kata Puryadi.
Politisi Partai NasDem itu mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pengendara sepeda motor yang kerap berpindah jalur secara mendadak untuk menyalip kendaraan di depannya.
Menurutnya, keberadaan material proyek di sekitar median jalan dapat memicu kecelakaan apabila pengendara tidak memperhatikan kondisi di sekitar.
“Saya mengkhawatirkan ketika ada kendaraan roda dua tiba-tiba mengambil lajur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya, kemudian ada material pengerjaan dan ini sangat membahayakan,” ujarnya.
Puryadi juga mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi proyek dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang. Sikap disiplin di jalan dinilai menjadi kunci agar pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, ia meminta pihak pelaksana proyek memastikan area pekerjaan dilengkapi dengan pengamanan yang memadai, seperti pembatas jalan, rambu peringatan, hingga lampu penerangan pada malam hari agar mudah terlihat oleh pengendara.
Menurutnya, perbaikan median jalan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas.
Karena itu, ia berharap masyarakat dapat mendukung proses tersebut dengan lebih bersabar dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
“Yang terpenting adalah keselamatan pengguna jalan. Jangan memaksakan menyalip atau berkendara dengan kecepatan tinggi saat melintasi area pekerjaan karena risikonya cukup besar,” tutup Puryadi. (W/ADV/SR)




