AdvertorialDPRD PPU

DPRD PPU tegaskan Santri Bukan Hanya Milik Pesantren Tapi Milik Bangsa

nusantarakini.id, PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, menyampaikan pandangan mendalam mengenai peran penting santri dalam masyarakat Indonesia.

Menurutnya, santri bukan hanya bagian dari pesantren semata, tetapi sudah menjadi aset bangsa Indonesia yang akan ikut membentuk masa depan negara.

Pernyataan ini disampaikan Thohiron dalam momen peringatan Hari Santri, yang menyoroti peran vital santri dalam kontribusi terhadap masyarakat dan bangsa.

“Santri ini bukan hanya milik pesantren saja, tapi sudah menjadi milik bangsa Indonesia, seluruh rakyat Indonesia,” ujar Thohiron.

Ia menyampaikan pandangannya dengan penuh keyakinan bahwa santri memiliki posisi strategis dalam menyiapkan kader-kader muda yang akan berperan aktif dalam memajukan bangsa.

Thohiron menyebutkan, di balik pendidikan pesantren, santri dibekali tidak hanya pengetahuan agama, tetapi juga wawasan kebangsaan yang kokoh.

Lebih lanjut, Thohiron menekankan bahwa santri merupakan calon pemimpin yang memiliki tanggung jawab moral dan etika tinggi, serta bekal pendidikan karakter yang kuat.

“Ketika saya melihat apel santri, saya melihat calon-calon pemimpin masa depan,” ujarnya penuh optimisme.

Dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan, santri dipersiapkan untuk berkontribusi langsung dalam masyarakat dengan cara yang membangun.

Dalam pandangan Thohiron, kualitas pendidikan pesantren yang inklusif telah memupuk santri menjadi individu yang siap menghadapi berbagai tantangan zaman.

Thohiron juga menyoroti pentingnya dukungan semua pihak dalam mengakui peran santri sebagai agen perubahan di masyarakat.

Menurutnya, santri memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, bukan hanya terbatas pada agama, tetapi juga sosial, ekonomi, hingga kepemimpinan politik. (W/Adv/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *