nusantarakini.id, SAMARINDA – Pembahasan penting kembali mencuat dalam rapat pembahasan antara DPRD Kota Samarinda bersama tim anggaran pemerintah kota. Salah satunya, terkait usulan penyertaan modal untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara guna mendukung pelaku UMKM di daerah.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, menyampaikan bahwa Pansus telah menerima berbagai masukan strategis yang menjadi perhatian serius dewan.
“Tadi banyak hal yang disampaikan, terutama poin-poin penting yang menjadi perhatian pansus. Salah satu yang dibahas juga adalah permintaan penyertaan modal untuk Bank Pembangunan Daerah Kaltimtara, sebagai upaya meningkatkan kapasitas pembiayaan terhadap pelaku UMKM,” ujarnya. Jumat (16/5/2025).
Maswedi menilai, dukungan terhadap sektor UMKM melalui perbankan daerah merupakan langkah yang positif. Namun, ia mengingatkan masih ada beberapa catatan penting yang tak boleh diabaikan, termasuk soal penanganan banjir.
“Memang masih ada catatan, salah satunya terkait penanganan banjir yang kemarin terjadi di beberapa titik. Ini menjadi perhatian agar ke depan penanganannya bisa lebih optimal,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan banjir harus dilihat secara menyeluruh, baik dari sisi teknis infrastruktur hingga aspek pengelolaan tata ruang kota. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Maswedi menambahkan bahwa perhatian DPRD tidak hanya pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga menyangkut pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi. Semua harus berjalan beriringan agar pembangunan kota benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Pembahasan penyertaan modal dan evaluasi penanganan banjir ini akan terus bergulir dalam rapat-rapat lanjutan, seiring dengan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah yang lebih responsif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (W/ADV/Rangga)




