AdvertorialDPRD Kukar

Fatlon Nisa Hadiri Sedekah Bumi di Bukit Biru, Wujud Syukur Masyarakat atas Hasil Pertanian

nusantarakini.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Fatlon Nisa, turut memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan adat dan budaya yang masih terus dijaga oleh masyarakat.

Salah satunya adalah tradisi Sedekah Bumi yang digelar masyarakat Bukit Biru dalam rangkaian ulang tahun desa pada tahun 2025 ini.

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa masyarakat Bukit Biru setiap tahunnya rutin menggelar acara tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah, terutama dari sektor pertanian.

Menurutnya, acara ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

“Alhamdulillah saya sempat hadir di acara Sedekah Bumi kemarin. Ini adalah wujud rasa syukur masyarakat terhadap hasil bumi dan hasil pertanian mereka yang melimpah,” ujarnya pada Kamis (21/8/2025).

Dia menilai, semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan ini patut diapresiasi. Walaupun masyarakat hanya mengandalkan swadaya, acara tetap berlangsung meriah, penuh makna, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

Fatlon menambahkan, meskipun acara ini merupakan aspirasi masyarakat yang sifatnya lebih kepada kegiatan tradisi dan budaya, dirinya tetap mendukung penuh, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas sebagai wakil rakyat.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya daerah, karena tradisi seperti ini tidak hanya menguatkan ikatan sosial masyarakat, tetapi juga menjadi identitas lokal yang harus terus dijaga.

“Sedekah Bumi bukan hanya acara adat, tapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Saya berharap kegiatan ini terus dilestarikan, dan kalau ada hal-hal yang bisa kami support tentu akan saya dorong,” tambahnya.

Fatlon menutup dengan apresiasi kepada masyarakat Bukit Biru yang dengan penuh semangat menjaga kebersamaan melalui tradisi tersebut.

“Semoga semangat gotong royong yang terlihat di acara Sedekah Bumi bisa terus dijaga, karena inilah modal sosial yang luar biasa bagi kita semua,” pungkasnya. (W/ADV/JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *