AdvertorialDPRD Kukar

Muhammad Idham Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru Ngaji di Dapil II Kukar

nusantarakini.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Muhammad Idham
menyuarakan pentingnya peningkatan insentif bagi para guru ngaji di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II, khususnya di Desa Tanjung Harapan, Sanggulan, dan Senoni, Kecamatan Sebulu.

Kata dia, peran guru ngaji sangat vital dalam pembinaan akhlak dan pendidikan agama anak-anak di daerah.

Namun saat ini, upah yang mereka terima hanya sekitar Rp200 ribu per bulan yang dinilainya belum cukup sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

“Kesejahteraan pengajar TPQ harus menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah. Kita akan upayakan apapun caranya, yang penting tidak melanggar aturan yang ada,” ujarnya.

Politikus PKS ini mengaku, telah berkomunikasi dengan anggota DPRD periode sebelumnya terkait insentif guru ngaji, namun saat itu usulan tersebut belum berhasil masuk ke dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

“Itu menjadi tanggung jawab kita. Bagaimana caranya agar usulan ini bisa masuk ke pokir dan guru ngaji bisa mendapatkan hak yang layak,” tambahnya.

Ia berharap, ada dukungan dari pemerintah daerah dan rekan-rekan di DPRD agar perjuangan ini dapat membuahkan hasil.

Salah satu skema yang diusulkan adalah melalui bantuan sosial atau pola dukungan lain yang sesuai regulasi.

“Kita harus upayakan apapun caranya seperti bansos atau apakah gitu. Yang penting ada celahnya untuk para guru ngaji, dan juga tidak melanggar aturan yang ada pastinya,” tandasnya. (W/ADV/JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *