nusantarakini.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Wandi, menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang menjadi mayoritas penduduk di wilayah tersebut.
Ia menyebut, sekitar 60 persen masyarakat Dapil IV menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
“Khusus di Dapil 4 ini, karena memang wilayah pesisir, mayoritas masyarakatnya adalah nelayan. Mereka inilah yang terus kita perjuangkan,” katanya.
Sebagai bagian dari komitmen memperkuat sektor perikanan rakyat, Wandi menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong agar program-program bantuan pemerintah, baik dari kabupaten maupun provinsi, bisa menyasar peralatan tangkap dan pembibitan ikan yang benar-benar dibutuhkan nelayan.
“Bantuan seperti perahu, mesin ces, jaring ramah lingkungan, hingga bibit dan pakan ikan sangat penting. Ini bukan hanya soal produktivitas, tapi juga keberlanjutan ekonomi keluarga nelayan,” ujarnya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kukar, Wandi berharap, sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat dalam menyalurkan bantuan yang tepat sasaran.
“Kita juga gencar menyampaikan kondisi ini kepada dinas teknis agar mereka tahu langsung kebutuhan riil nelayan di lapangan. Jangan sampai ada bantuan yang mubazir karena tidak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Wandi juga menyoroti pentingnya program pelatihan bagi nelayan, terutama terkait budidaya ikan air tawar dan manajemen usaha kecil perikanan. Menurutnya, pendidikan informal ini bisa meningkatkan daya saing nelayan lokal.
“Kita ingin nelayan kita mandiri, tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut, tapi juga bisa mengembangkan usaha dari budidaya,” timpalnya. (W/ADV/JS)




