AdvertorialDispora Kaltim

Dispora Kaltim Soroti Dilema Ruang Kegiatan dan Parkir di Kawasan GOR

nusantarakini.id, SAMARINDA – Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening menjadi pusat aktivitas masyarakat Kalimantan Timur, baik untuk berolahraga maupun berbagai kegiatan komunitas.

Namun, kian padatnya mobilitas masyarakat memunculkan persoalan baru, yakni konflik penggunaan lahan antara kebutuhan ruang aktivitas dan kebutuhan parkir.

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa area yang saat ini digunakan sebagai halaman parkir pada dasarnya merupakan lapangan kegiatan.

“Halaman parkir yang ada sekarang itu sebenarnya lapangan kegiatan. Kalau murni digunakan sebagai tempat parkir, maka masyarakat tidak punya ruang untuk aktivitas. Tapi kalau kita pakai untuk kegiatan, maka parkir jadi kacau. Ini jadi dilema,” ujarnya. Rabu (25/06/2025)

Situasi ini memunculkan ketidakseimbangan antara fungsi sosial kawasan dengan kebutuhan fasilitas pendukung seperti parkir. Banyak kegiatan komunitas terpaksa dibatasi karena keterbatasan ruang, sementara pengguna kendaraan juga kesulitan mencari tempat parkir yang memadai.

Dispora Kaltim menyadari pentingnya penataan kawasan yang tidak hanya mengakomodasi kebutuhan mobilitas, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi kawasan GOR sebagai ruang terbuka publik yang inklusif. ( W/ADV/Ra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *