nusantarakini.id, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur meski kondisi keuangan daerah saat ini masih diliputi ketidakpastian.
Ia menjelaskan bahwa Komisi III turut dilibatkan dalam rapat bersama Komisi I DPRD Kaltim karena pembahasan yang dilakukan berkaitan dengan persoalan lahan, yang menjadi kewenangan Komisi I.
“Komisi III diundang oleh Komisi I karena pembahasan lahan memang ranah mereka,” ujar Abdulloh. Kamis (26/11/2025)
Namun demikian, ia mengakui bahwa pembahasan dalam rapat tersebut berlangsung cukup alot dan belum membuahkan keputusan konkret.
“Pembahasan tadi masih cukup alot dan belum menghasilkan keputusan. Masih deadlock,” ungkapnya.
Menurut Abdulloh, banyaknya usulan pembangunan yang masuk harus dihadapkan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah yang hingga kini belum sepenuhnya jelas. Karena itu, seluruh usulan akan diseleksi secara ketat berdasarkan tingkat urgensi dan kebutuhan masyarakat.
“Usulan banyak, tetapi kondisi keuangan kita masih belum jelas. Nantinya akan dipilah berdasarkan skala prioritas,” katanya.
Abdulloh menegaskan, Komisi III DPRD Kaltim akan tetap menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan efektif dan tepat sasaran, meski harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. (W/ADV/SR)




