nusantarakini.id, BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Yusri, menekankan pentingnya pemberdayaan kontraktor dan konsultan lokal dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timut (Kaltim).
Hal itu disampaikannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kabag Pengadaan Barang dan Jasa serta Bagian Administrasi Pembangunan Pemkot Balikpapan terkait pembahasan RKPD 2027, Rabu (24/6/2026).
Menurut Yusri, pemkot perlu memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pelaku jasa konstruksi lokal agar mampu bersaing dalam proses tender proyek pemerintah.
“Prioritas pertama, kami meminta agar kontraktor dan konsultan lokal diberdayakan. Jangan hanya mengandalkan kontraktor maupun konsultan dari luar daerah,” ujar Yusri.
Ia menilai keterlibatan pihak luar dalam sejumlah proyek strategis justru memunculkan berbagai persoalan. Salah satunya pada pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat yang menggunakan kontraktor dan konsultan dari luar daerah.
“Akibatnya terjadi keterlambatan dan permasalahan yang muncul. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” katanya.
Yusri menjelaskan, seluruh proses pengelolaan proyek yang menggunakan anggaran daerah harus dilakukan secara maksimal karena menyangkut kepentingan masyarakat Balikpapan.
Untuk itu, Komisi III DPRD Balikpapan mendorong Bagian Pengadaan Barang dan Jasa agar tidak hanya menjalankan sistem lelang semata, tetapi juga aktif melakukan pembinaan terhadap pelaku jasa konstruksi lokal.
“Memang sistemnya tetap melalui tender. Tetapi sebelum proses lelang dilakukan, pemerintah juga harus memberikan pelatihan dan pembinaan agar kualitas kontraktor lokal meningkat,” jelasnya.
Menurut dia, pelatihan tersebut dapat dilakukan melalui asosiasi maupun kepada perusahaan yang telah terdaftar dalam sistem pengadaan. Dengan begitu, pelaku usaha lokal dapat memahami persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan sebelum mengikuti tender.
“Jadi mereka sudah punya persiapan. Jangan sampai ketika tender dibuka mereka baru mengetahui kekurangannya, akhirnya kalah bersaing,” tutupnya. (W/ADV/SR)




