nusantarakini.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menyediakan mesin penggiling padi berskala besar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk meningkatkan produksi hasil pertanian.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji saat dijumpai awak media. Dia menyampaikan sebanyak dua unit mesin penggiling padi skala besar yang disediakan dan ditempatkan di Kukar, yakni di Jahab dan kawasan L2.
“Penyediaan mesin penggiling padi ini bertujuan agar petani dapat memenuhi kebutuhan beras di IKN nanti, itu target kami di tahun 2023 mendatang,” ujarnya (22/1/2023).
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga telah berkoordinasi dengan perwakilan partai Gerindra di Komisi IV DPR-RI untuk memberikan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Kaltim.
Saat ditanya oleh wartawan berkenaan dua alat yang disediakan ini apakah mampu memenuhi kebutuhan beras di Ibu Kota Negara (IKN), Seno menjawab bahwa dua alat ini belum mampu melakukan hal tersebut. Dia memaparkan dua mesin ini hanya mampu menggiling padi sebanyak 30 ton sampai dengan 50 ton per hari.
“Oleh sebab itu kami akan dorong terus penyediaannya. Selain di hulu, sektor hilirnya juga kami benahi. Hilirnya belum maksimal karena kita baru memberikan mentahnya saja berupa gabah mentah dan sebagainya,” jelasnya.
Dia beranggapan apabila sektor pertanian di bagian hulu dan hilirnya dibenahi, maka petani di Kaltim sudah bisa memperoleh hasilnya sendiri dengan menjual produk beras miliknya, baik di Kaltim, IKN ataupun daerah di luar Kalimantan, pungkas Seno Aji.(MF/Adv/DPRDKaltim)




