nusantarakini.id, PENAJAM – Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Pemda PPU melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk lebih proaktif dalam menjalin kerjasama dengan perusahaan yang beroperasi di Benuo Taka terkait penyediaan tenaga kerja.
Anggota Komisi I DPRD PPU, Sariman, menekankan bahwa masyarakat sering kesulitan mengakses informasi lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan tersebut. Oleh karena itu, Disnakertrans perlu memiliki data lengkap mengenai perusahaan yang berinvestasi di PPU serta kebutuhan tenaga kerja mereka.
“Apa yang dirasakan masyarakat itu, pemerintah melalui Disnakertrans harus lebih proaktif menjalin kerjasama dengan perusahaan yang masuk di PPU,” kata Sariman.
Sariman menekankan, Disnakertrans harus memiliki data perusahaan yang berinvestasi di Benuo Taka. Selain itu, data kebutuhan tenaga kerja suatu perusahaan semestinya dimiliki oleh Disnakertrans.
“Perusahaan yang ada di PPU apa saja, berapa kebutuhan tenaga kerjanya, itu yang harus diketahui Disnakertrans. Sehingga nanti lebih diprioritaskan tenaga kerja lokal,” jelas dia.
Menurut Sariman, data tersebut akan memudahkan Disnakertrans dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk mengisi posisi yang tersedia.
Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan dan proyek skala besar, terutama pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, mulai berjalan di PPU. Ini menambah urgensi bagi pemerintah daerah untuk memastikan tenaga kerja lokal mendapatkan kesempatan kerja yang layak.
Disnakertrans diharapkan dapat meningkatkan sinergi dengan perusahaan untuk mendukung penyediaan tenaga kerja lokal yang berkualitas, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di PPU. (W/Adv/I)




