AdvertorialDPRD Samarinda

Penerapan E-Parking Belum Maksimal, Markaca Sebut Butuh Kajian Mendalam

nusantarakini.id, SAMARINDA – Program E-Parking yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dinilai belum diterapkan secara maksimal. Hal ini mendapat respon dari Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca.

Menurutnya, penerapan E-parking tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, khususnya pada penerapan yang masih belum tersosialisasi di seluruh kalangan masyarakat.

“Untuk penerapan E-parking kan prosesnya juga panjang, serta evaluasi di lapangan juga ada, yang jelas sampai sekarang masih diproses supaya ketika nanti diterapkan di lapangan bisa berjalan dengan efektif,” ungkap Markaca, pada Senin (18/3/2024).

Penerapan tersebut, kata dia, bukan suatu hal yang mudah untuk diperkirakan. Namun, Markaca menilai program E-Parking ini juga dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Samarinda.

“Karena program yang inovatif itu perlu perumusan di lapangan yang baik, karena menurut saya ini program kategori yang luar biasa bukan yang biasa-biasa saja, jadi butuh proses,” ujarnya.

Politikus Gerindra ini percaya bahwa Pemkot Samarinda bisa merealisasikan E-parking ini, sebab Dinas Perhubungan masih mengkaji bagaimana program tersebut dapat berjalan.

Dirinya juga menjelaskan ketika program tersebut dapat direalisasikan dan berjalan dengan efektif, yang jelas akan berdampak baik pada Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Samarinda.

“Hal tersebut menjadi keinginan masyarakat dan pemerintah kota agar dalam pengelolan parkir dapat berjalan dengan baik dan tertib. Karena kebocoran parkir kan bukan rahasia umum lagi, keinginan masyarakat itu semua sama parkir berjalan tertib,” tuturnya.

Markaca menegaskan terkait persoalan penerapan E-parking tersebut perlu pendalaman yang serius, sebab ketika program ini dapat berjalan dan anggarannya masuk ke kas daerah akan digunakan untuk pembangunan Kota Samarinda. (W/Adv/RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *