nusantarakini.id, PENAJAM – Raup Muin, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), mengangkat isu keterlambatan penyelesaian sejumlah proyek bangunan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah (Pemda) PPU.
Menurutnya, penyelesaian proyek-proyek ini harus diprioritaskan untuk memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.
“Proses ini mungkin terhambat oleh kesibukan yang terjadi seiring berlangsungnya Pemilu. Namun, penting untuk menyelesaikannya secepat mungkin agar tidak ada penundaan lebih lanjut,” ujar Muin.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian proyek-proyek tersebut harus dilakukan secara tepat waktu guna menghindari kemungkinan timbulnya masalah di masa mendatang akibat keterlambatan pelaksanaan.
“Kami ingin memastikan agar tidak terjadi masalah yang lebih besar karena keterlambatan ini di kemudian hari,” tambahnya.
Muin juga menjelaskan bahwa keterlambatan pelaksanaan proyek di lapangan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk keterbatasan pasokan material seperti pasir dan batu yang banyak dialokasikan untuk proyek-proyek Infrastruktur Kawasan Strategis Nasional (IKN).
“Banyak faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek di lapangan, terutama dengan alokasi material yang banyak digunakan untuk proyek-proyek IKN,” jelasnya.
Namun demikian, Muin berharap agar penyelesaian proyek-proyek tersebut dapat dilakukan dengan cepat sehingga dapat segera dimanfaatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga proyek-proyek ini dapat selesai dan berfungsi untuk kepentingan masyarakat pada tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.
Dengan adanya desakan dari DPRD PPU, diharapkan Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan penyelesaian proyek-proyek tersebut dilakukan secara efisien demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan di PPU. (W/Adv/I)




