AdvertorialDPRD PPU

Pangkas Jalur Logistik, Ketua DPRD PPU Dukung Pembangunan Tol Laut

nusantarakini.id, PENAJAM – Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Syahruddin M Noor menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Tol Laut PPU yang bertujuan untuk mempercepat pengiriman logistik langsung dari daerah lain ke PPU tanpa harus transit di Balikpapan.

Ia menilai jalur distribusi saat ini terlalu panjang dan berkontribusi pada tingginya harga bahan pokok di PPU.

“Saya kira jalur distribusi untuk peti kemas karena memang kita di sini harga kebutuhan bahan pokok cukup tinggi, makanya kita mau peti kemas langsung sandar di PPU, tidak lagi sandar di Kariangau, atau ke Semayang,” ujar Syahruddin.

Alur distribusi yang panjang menyebabkan harga bahan pangan menjadi mahal ketika dijual di PPU, karena setiap tahap distribusi membutuhkan biaya yang tinggi untuk sampai ke PPU.

“Karena kalau sandarnya di Balikpapan semakin tinggi harga nilai jualnya, karena arus distribusi ini semakin tinggi biaya operasionalnya,” ucapnya.

Syahruddin menegaskan bahwa alur distribusi pangan yang panjang ini menyebabkan biaya operasional meningkat, dan jika alur tersebut dipangkas, maka akan ada penurunan biaya perjalanan yang mengakibatkan penurunan harga pangan.

“Coba bayangkan masuk ke Kariangau masuk lagi ke pergudangan, masuk ke Pandansari, baru dikirim ke sini, alur distribusinya kan jadi panjang sehingga semakin tinggi biaya operasionalnya,” sahutnya.

“Tapi kalau mereka langsung, katakan dari Sulbar sayur mayur itu langsung ke PPU saya kira memotong rantai-rantai distribusi, makanya ini penting. Dan saya mendukung upaya Pemkab PPU merealisasikan wacana ini,” tambahnya

Pembangunan Tol Laut ini diharapkan dapat mempercepat pengiriman logistik dan menurunkan harga bahan pokok di wilayah PPU. Dengan implementasi Tol Laut, diharapkan terjadi penurunan harga bahan pokok karena pengurangan biaya distribusi. (W/Adv/I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *