AdvertorialDPRD Kukar

Warga Harapan Jaya Keluhkan Fasilitas Pendidikan, Muhammad Idham Siap Perjuangkan Perbaikan

nusantarakini.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Daerah Pemilihan II, Muhammad Idham, melaksanakan kegiatan reses di Dusun Harapan Jaya, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyoroti masalah pendidikan yang hingga kini belum tersentuh pembangunan secara maksimal.

Idham mengungkapkan, kondisi bangunan sekolah di Harapan Jaya sebagian besar masih menggunakan fasilitas lama yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.

Baik Sekolah Dasar (SD), Taman Kanak-kanak (TK), maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memerlukan perhatian serius agar anak-anak di wilayah tersebut bisa belajar dengan lebih layak dan nyaman.

“Bangunan sekolah di sana masih bangunan lama, belum ada pemerataan pembangunan sama sekali. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ada perhatian, baik untuk SD, TK maupun PAUD,” jelasnya pada Rabu (13/8/2025).

Kondisi paling memprihatinkan terjadi pada fasilitas TK. Sebelumnya, kegiatan belajar-mengajar sempat dilaksanakan di Balai Desa karena tidak ada bangunan khusus.

Saat ini, desa sudah berinisiatif membangun gedung TK, namun progresnya belum selesai karena keterbatasan anggaran. Warga berharap, pemerintah daerah dapat membantu agar pembangunan bisa segera rampung.

Menanggapi hal itu, Idham menegaskan akan memperjuangkan aspirasi warga agar masuk dalam rencana kerja (Renja) Dinas Pendidikan.

Jika tidak memungkinkan, ia berkomitmen menggunakan dana pokok pikiran (pokir) DPRD untuk membantu pembangunan fasilitas pendidikan di Harapan Jaya.

“Kalau bisa nanti dimasukkan ke Renja Dinas Pendidikan. Tapi kalau tidak bisa, pokir saya bisa digunakan, setidaknya untuk menyelesaikan ruang lokal terlebih dahulu,” ujarnya.

Dia menargetkan, jika usulan ini dapat diterima, pembangunan atau perbaikan fasilitas pendidikan di Harapan Jaya bisa mulai terealisasi pada 2026.

Politikus PKS tersebut juga membuka kemungkinan percepatan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.

“Paling tidak 2026 bisa terealisasi. Kalau bisa masuk perubahan anggaran, tentu lebih baik. Nanti akan kami cek kembali,” timpalnya.

Kegiatan reses DPRD Kukar tahun 2025 dilaksanakan serentak oleh 45 anggota dewan pada 4-8 Agustus di seluruh daerah pemilihan. (W/ADV/JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *