AdvertorialDPRD KALTIM

Ananda Emira Moeis Dorong Program MBG Gandeng Petani Lokal untuk Majukan Ekonomi Daerah

nusantarakini.id, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mendorong agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan petani lokal secara aktif. Menurutnya, keterlibatan petani daerah menjadi kunci agar program tersebut berjalan konsisten sekaligus memberi dampak ekonomi yang luas.

“Peran petani lokal sangat krusial agar program MBG berjalan konsisten. Dampaknya bukan hanya dirasakan peserta didik, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujar Ananda. Rabu (26/11/2025)

Ia menegaskan, salah satu tujuan utama MBG adalah memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan tanpa bergantung pada daerah lain. Dengan memanfaatkan hasil pertanian lokal, daerah tidak hanya menjaga keberlanjutan program, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi.

“Tujuan utama kita jelas, memastikan ketersediaan pasokan MBG tanpa harus bergantung dari luar daerah,” jelasnya.

Selain itu, Ananda menekankan pentingnya sistem pengawasan yang menyeluruh dalam pelaksanaan MBG, mulai dari proses produksi bahan pangan hingga konsumsi oleh peserta didik. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas, keamanan, dan nilai gizi makanan.

“Dengan pengawasan berlapis dari proses produksi hingga konsumsi, MBG bisa menjadi sarana untuk memadukan kesehatan pelajar, kualitas pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ananda juga mendorong sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar program MBG tidak berjalan parsial. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan menentukan keberhasilan program dalam jangka panjang.

“Jika seluruh OPD bergerak bersama, MBG bisa menjadi program strategis yang memberi manfaat jangka panjang bagi daerah,” pungkasnya.

DPRD Kaltim berharap program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi pelajar, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani dan pelaku usaha pangan di daerah. (W/ADV/SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *