nusantarakini.id, PPU – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin mengaku prihatin terhadap kondisi lingkungan di Pantai Tanjung Jumlai, Kelurahan Salo Loang, Kecamatan Penajam yang kerap ditemukan sampah-sampah berserakan.
Kesadaran masyarakat, khususnya pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya dinilai masih minim.
Hal ini dikarenakan kondisi Pantai Tanjung Jumlai yang awalnya dalam keadaan bersih dan terbebas dari sampah, seketika berubah saat para pengunjung datang dan membiarkan sampah-sampahnya berserakan di tempat mereka bersantai.
“Kesadaran pengunjung masih minim, contohnya halaman di pesisir Pantai Tanjung Jumlai itu selalu kita bersihkan bersama warga setempat agar para pengunjung merasa nyaman. Namun, yang kita kesalkan itu adalah sampah-sampah yang dibiarkan begitu saja padahal sudah disediakan tempat sampah,” kata Jamaluddin belum lama ini.
Kebiasaan buruk para pengunjung ini apabila dibiarkan dapat mencemari lingkungan dan keasrian Pantai Tanjung Jumlai.
Jamaluddin lantas mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU untuk terus mengedukasi dan memberikan sosialisasi kepada para pengunjung di destinasi wisata agar selalu menjaga kebersihan lingkungan di mana pun berada.
“Jujur saya sedih sekali terhadap kebiasaan pengunjung yang kerap membuang sampah secara sembarangan. Semoga dinas terkait dapat terus mengedukasi masyarakat, terutama pengunjung,” pungkasnya.(W/ADV/S)





